Rejang Lebong, Berita Nusantara.Com– Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus mematangkan persiapan peningkatan layanan kesehatan di daerah. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Pemkab Rejang Lebong dan Manajemen RSUD dalam kegiatan Zoom Meeting Desk Penyiapan Sarana dan Prasarana Alat Kesehatan Cathlab NTO 9, Rabu (04/03/2026) di Ruang Rapat Asisten I Setdakab Rejang Lebong.

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensi, SKM, MKM. Turut mendampingi, Plt Direktur RSUD Rejang Lebong drg. Asep Setia Budiman, Kabid Perawatan Yudhi Ardiansyah, Kabid Pelayanan Sheh Mahmud, serta Kasi Pelayanan Medis Wendra Afrizal.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten II Titin menyampaikan bahwa RSUD Rejang Lebong menjadi salah satu rumah sakit yang terpilih menerima bantuan empat alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan total anggaran kurang lebih Rp48 miliar.
Empat alat kesehatan yang akan diterima meliputi Cathlab untuk penanganan penyakit jantung, CT Scan untuk layanan saraf dan kepala, mamografi untuk deteksi dini kanker payudara, serta alat penanganan sitotoksik untuk peracikan obat kemoterapi bagi pasien kanker.
“Alhamdulillah, Rejang Lebong terpilih menerima bantuan ini. Tentu ini menjadi peluang besar bagi RSUD Rejang Lebong untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Titin.
Namun demikian, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pemkab Rejang Lebong sebelum bantuan tersebut direalisasikan, di antaranya kesiapan daya listrik, bangunan, serta sumber daya manusia (SDM).
Titin menjelaskan, untuk gedung dan SDM, RSUD Rejang Lebong pada prinsipnya sudah siap. Bahkan, tenaga perawat untuk pengoperasian Cathlab telah mendapatkan pelatihan khusus. Tahun ini, pihak rumah sakit juga telah mengusulkan penambahan daya listrik guna mendukung operasional alat kesehatan berteknologi tinggi tersebut.
“Untuk menerima Cathlab kami siap, baik dari sisi gedung, listrik maupun SDM. Beberapa persyaratan memang masih dalam proses, dan tentu akan kita koordinasikan lebih lanjut dengan Bupati Rejang Lebong,” jelasnya.
Ia berharap seluruh persyaratan dapat segera dipenuhi sehingga bantuan alat kesehatan tersebut bisa direalisasikan pada tahun ini. Dengan hadirnya Cathlab dan alat kesehatan lainnya, RSUD Rejang Lebong diharapkan mampu naik kelas dan menjadi rumah sakit rujukan regional.
“Kalau alat ini sudah tersedia, maka di Provinsi Bengkulu mungkin hanya Rejang Lebong dan RS M Yunus yang mampu menerima rujukan penyakit jantung, kanker, dan kasus-kasus berat lainnya. Mudah-mudahan ini segera terwujud,” tambahnya.
Dengan dukungan sarana prasarana yang memadai, RSUD Rejang Lebong ditargetkan mampu bersaing dengan rumah sakit besar lainnya serta memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan komprehensif bagi masyarakat Rejang Lebong dan sekitarnya.





















