Pemerintah Desa Tangsi Duren Realisasikan DD 40% Tahap Pertama

Pemerintah Desa Tangsi Duren Realisasikan DD 40% Tahap Pertama

Kepahiang,Berita Nusantara.Com Pemerintah Desa Tangsi Duren Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang,telah menerima kucuran Dana Desa (DD) 40% tahap pertama dari pemerintah pusat.

Kades Tangsi Duren Muriyanto melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Wamat menjelaskan saat di konfirmasi di kediaman nya pada Jum’at 04/06/2021.

“Sekdes Wamat menjelaskan untuk saat ini pemerintah desa tangsi Duren mulai merealisasikan anggaran Dana Desa 40% tahap pertama ini.

Adapun kegiatan yang telah di laksanakan seperti pra pelaksanaan pembuatan jalan rabat beton menuju wisata tangsi Duren dan pembangunan drainase di sekitar objek wisata desa tangsi Duren.

Di samping itu Sekdes menjelaskan yang mana di ketahui masyarakat Propinsi Bengkulu khususnya Kabupaten Kepahiang daerah Kabawetan adalah salah satu objek wisata yang terkenal dengan kebun teh nya  yang indah.

Oleh sebab itu kami pemerintah desa sangat fokus untuk menjadikan desa tangsi Duren salah satu destinasi wisata baru di kecamatan kabawetan.

Untuk menarik ¬†wisatawan berkunjung ke desa tangsi Duren kami pemerintah desa terus meningkatkan sarana dan prasarana dan Sumber daya Manusia (SDM) menggunakan Dana Desa .”kata Sekdes”.

Lebih lanjut Sekdes menyampaikan di tengah pandemi covid ini masyarakat tangsi Duren ada yang terpapar virus Covid 19 yaitu sebanyak 3 Orang,.

“Adapun Pencegahan dan penanggulanhan Covid-19,kami dari pemerintah desa telah membagikan Masker gratis, Menyediakan tempat cuci tangan di fasilitas umum serta penyemprotan disinfektan”.

Selain itu pemerintah desa telah membantu warga yang terpapar virus Covid -19 dengan sembilan bahan pokok (Sembako) selam warga menjali isolasi mandiri selama 14 hari.

“Alhamdulillah saat ini warga yang positif covid 19 sudah negatif atau di nyatakan sembuh”.

Jadi harapan kami sebagi pemerintah desa kepada masyarakat tangsi Duren khususnya tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) untuk menghindari penularan virus Covid-19 imbuhnya.(Redaksi)